Informasi Barang dan Jasa
PEMILIHAN
TAHUN 2023
<p> "I. Hari 1: Senin, 28 Agustus 2023 <br><br> Kegiatan <br><br> 09.00 WIB -selesaj Bandar Udara lnternasional Soekarno Hatta <br><br> Kedatangan delegasi <br><br> Gambaran Keaiatan; Pada kedatangan di Bandara Udara Jakarta, para delegasi akan cisambut oleh pejabat perwakilan Indonesia dan usher dari perwakilen daerah. Para menteri dan pejabat tinggi didampingi oleh Liaison Officer (LO) dan Securrty Officer /SO, kemudian akan dipersilahkan untuk menunggu di ruang VIP hingga bagasi dan urusan imierasi telah selesai. Selanjutnya, rombongan delegasi akan dfantar ke tempat akomodasi dengan pengawalan vcorijder. Kebutuhan:<br> a. Airport Handling dan Usher Panitia akan menyediakan dukungan terkait urusan imigrasi, bea cukai, bagasi, penjemputan dan penyambutan delegasi dari pesawat oleh pejabat pervakilan dan pemuda perwakilan daerah. Fasilitas ini sangat penting untuk mencegah proses imigrasi yang memakan waktu dan risiko bagasi tercampur mengingat jumlah delegasi yang besar dan terpecah ke dalam beberapa penerbangan. b. Publikasi<br> Untuk meningkatkan awareness dan perhatian masyarakat terhadap kegiatan ASEAN serta sebagai bentuk penyambutan bagi para delegasi di Jakarta, berbagai bentuk publikasi, videotron, umbul-umbul dan spanduk di sekitar area rangkaian kegiatan, terutama kawasan bandara, hotel, kawasan cu/fura/ v/.s/.f, dan beberapa jalan yang dilewati. c. Liaison officer (L.O) <br> Liaison officer sejumlah 2 orang untuk tiap negara kecuali Indonesia. Satu LO untuk Menteri dan satu LO untuk Eselon I dan delegasi lainnya. LO berperan penting sebagai penghubung antara delegasi dan panitia. LO juga bertugas mendampingi delegasi `bada seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari ketibaan di bandara hingga keberangkatan kembali ke negara asal. LO untuk Menteri diharapkan dapat diisi para diplomat muda dari Kemlu. Kebutuhan untuk LO berjumlah 22 orang.<br> d. Security officer (SO) Security Officersejumlah 1 orang untuk tiap negara kecuali Indonesia. SO berperan penting dalam pengamanan setiap Menteri dan delegasi lainnya. SO juga bertugas mendampingi delegasi pada seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari ketibaan di bandara hingga keberangkatan kembali ke negara asal. Total kebutuhan untuk SO berjumlah 11 orang yang berasal dari Kepolisian. 2 19.00 -21.00 WIB Welcoming Dinner ASCC <br><br> Gambaran kegiatan: merupakan jamuan makan malam oleh Bapak Menko PMK untuk <br><br> menyambut para Menteri ASCC dan delegasi di Jakarta. Pada Sidang ASCC ke-29 di Bali, Welcoming Dinner menjadi kesempatan untuk menunjukan keindahan destinasi wisata, Pantai Nusa Dua, kepada para delegasi. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Menteri dan pejabat tinggi untuk mendiskusjkan agenda pembahasan Sidang ASCC secara informal. Kegiatan akan dibuka dengan sambutan oleh Bapak Menko PMK dan dilanjutkan dengan bincang-bincang infornal. Kebutuhan:<br> a. Venue kegiatan Welcoming Dinner diharapkan dapat diselenggarakan di tempat yang representatif dan layak untuk menjamu para Menteri ASEAN. Venue kegiatan diharapkan dapat menampung sekitar 50 peserta yang terdiri dari Menteri ASCC, Sekjen ASEAN, <br><br> Pejabat Tinggi ASCC, DSG ASEAN, beserta 1-2 delegasi pendamping, dan tamu- tamu undangan, seperti.Pj. Gubernur Jakarta dan pejabat K/L terkait. Pelaksanaan Welcoming Dinner di hotel pelaksanaan sidang juga dapat dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi waktu. <br><br> b. Hidangan makan malam Hidangan yang akan disajikan djharapkan dapat menunjukan kekayaan kuliner Indonesia, dengan memperhatikan keamanan dan gizi menu. <br><br> c. Lodanso <br><br> Hari 2: Selasa,29Agustus2023 <br> Sidang Dewan Menteri Pilar Sosial Budaya <br><br> Gambaran kegiatan: Sidang ASCC ke-30 merupakan acara inti dari Rangkaian Sidang ASCC ke-30. Bapak Menko PMK selaku ASCC Council Chair akan memimpin sidang untuk membahas isu-isu terkini di Pilar Sosial Budaya ASEAN serta memberikan dukungan terhadap dokumen keluaran Pilar Sosial Budaya yang akan disahkan oleh para kepala negara ASEAN pada pertemuan KTT ASEAN ke-43. Kebutuhan:<br> a.Ruangan ballroom <br><br> Kegiatan Sidang ASCC ke-30 akan menggunakan ruangan ballroom di hotel bintang lima atau venue dengan kualitas setara yang dapat menampung sekitar 80-100 delegasi dari 10 negara ASEAN, Timor-Leste, dan Sekretariat ASEAN. <br><br> b. EO, MC, dan fasilitas multimedia Guna mendukung kelancaran penyelenggaraan sidang, panitia akan mempersiapkan EO, MC, dan fasi jtas multimedia, termasuk ketersediaan jaringan internet dedicated dengan kecepatan minimal 400Mbps. <br><br> c. Souvenir Menteri Pertukaran souvenir antara para Menteri merupakan tradisi dalam setiap sidang tingkat Menteri sebagai bentuk diplomatic courtesy. Sebagai tuan rumah dan Ketua Sidang, souvenir Indonesia peru dipersiapkan dengan kualitas yang baik dan dapat merepresentasikan kebudayaan / tema keketuaan Indonesia. <br><br> d. Lo dan So <br><br> FIELD VISIT Gambaran keaiatan: Cultural Visit merupakan kegiatan rutin dalam Rangkaian Sidang ASCC dimana para Menteri ASCC dan delegasi dapat berkunjung ke destinasi wisata maupun lokasi pengembangan. Cultural Visit biasanya diisi dengan pertunjukan kebudayaan serta kegiatan kebudayaan, seperti membuat kerajinan tangan atau produk budaya lokal. Pada Rangkaian Sidang ASCC ke-2 9 di Bali, Cultural Visit dilakukan di Garuda Wisnu Kencana (GWK) dimana para delegasi disuguhi pertunjukan tari bali serta diajak membuat gebogan dan berkeliling kawasan GWK. Untuk kegiatan Cultural Visit pada Rangkaian Sidang ASCC ke-30, lokasi kegiatan dapat dipertimbangkan di Sarinah sebagai lokasi yang dapat menunjukan hasil-hasil kebudayaan Indonesia dan memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk berpartisipasi dalam praktik budaya seperti membatik, menenun, ataupun melukis. Selain itu, kunjungan ke Sarinah juga dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mempromosikan UMKM di Sarinah. Selain Sarinah, Museum Nasional dan destinasi wisata representif lainnya juga dapat dipertimbangkan untuk menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan. Kebutuhan: a.Pengamanan Mengingat rombongan delegasi Ierdiri dari 11 Menteri dan Sekjen ASEAN beserta delegasinya, panitia perlu memastikan sistem keamanan yang baik selama kegiatan kunjungan. <br> b. Fasilitas tempat kunjungan Tempat yang dikunjungi diharapkan memiliki fasilitas, sebagai berikut: • dapat menampung sekitar 80-100 delegasi yang akan ikut dalam kegiatan • dapat mempresentasikan kebudayaan Indonesia, baik pertunjukan, kegiatan maupun produk budaya, kepada para delegasi - dapat menyediakan kegiatan partisipatif bagi para Men{eri untuk mencoba praktik kegiatan budaya lokal <br><br> c. LO dan SO d.Ambulance dan Tim Medis <br><br> GALA DINNER ASCC <br><br> Gambaran keaiatan: Gala Dinner merupakan jamuan makan malam oleh Bapak Menko PMK yang menjadi kegiatan puncak dari Rangkaian Sidang Dewan Menteri ASCC ke-30._Gala Dinner biasanya menjadi kesempatan untuk mempertunjukan pertunjukan budaya Indonesia dan ASEAN. Acara akan dimulai dengan suguhan musik, dilanjutkan dengan pertunjukan budaya inti (biasanya tarian), dan dilanjutkan dengan suguhan musik dan bincang-bincang informal. Pada Rangkaian Sidang Dewan Menteri ASCC ke-29 di Bali, Gala Dinner dilaksanakan di hotel dengan puncak acaranya diisi oleh pertunjukan tarian ""Mahabhagini"" yang merupakan gabungan tarian tradisional dari sepuluh negara ASEAN. Pertunjukan ini mendapat respon yang sangat positif dari para delegasi. Gala Dinner pada Rangkaian Sidang Dewan Menteri ASCC ke-30 dapat menjadi tempat pertunjukan Best of ASEArv Performt.ng Arts yang menampilkan budaya dan seni dari setiap negara ASEAN. Kebutuhan: <br><br> a.Venue kegiatan Gala Dinner diharapkan dapat diselenggarakan di tempat yang representatif dan layak untuk menjamu para Menteri ASEAN. Pelaksanaan kegiatan di lokasi destinasi wisata dapat dipertimbangkan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia tetapi kegiatan juga dapat diselenggerakan di hotel pelaksanaan sidang guna meningkatkan efisiensi waktu dan mobilisasi delegasi. Venue kegiatan diharapkan dapat menampung sekitar 150-200 peserta yang terdiri dari Menteri ASCC, Sekjen ASEAN beserta seluruh rombongan delegasi, dan tamu-tamu undangan, seperti Pj. Gubernur Jakarta dan pejabat K/L terkait. <br><br> b, Hidangan makan malam Hidangan yang akan disajikan diharapkan dapat menunjukan kekayaan kuliner Indonesia, dengan memperhatikan keamanan dan gizi menu. <br><br> c. EO, MC, fasilitas multimedia, dan Cultural Performance Guna mendukung k6Iancaran penyelenggaraan sidang, panitia akan mempersiapkan EO, MC, dan fasilitas multimedia. Para delegasi juga akan dihibur dengan pertunjukan budaya yang mencerminkan keanekaragaman budaya di ASEAN selama ga/a c//.nner berlangsung. <br><br> d. LO dan SO <br><br> IHari 3: Rabu, 30Agustus2023 <br><br> BandarUdaralnternasional Kepulangan delegasi Gambaran Keaiatan: Pada kepulangan di Bandar Udara Jakarta, para delegasi akan diantar oleh pejabat perwakilan Indonesia. Pa+a menteri dan pejabat tinggi akan dipersjlahkan untuk menunggu di ruang VIP hingga board/.ng pesawat. Kebutuhan:a.Airport Handling <br><br> Panitia akan menyediakan dukungan terkait urusan imigrasi, bea cukai, bagasi, penjemputan dan penyambutan delegasi dari pesawat, baik yang menggunakan pesawat komersial maupun charier. Fasilitas ini sangat penting untuk mencegah proses imigrasi yang memakan waktu dan risiko bagasi tercampur mengingat jumlah delegasi yang besar dan terpecah ke dalam beberapa penerbangan. <br><br> b. LO dan SO </p> |
|
|
Pengadaan Hotel Ascc 30 |
|
|---|---|
|
Spesifikasi Teknis |
Lihat |